Selamat Hari Raya Idul Fitri

Keluarga Besar SMK NEGERI 2 BANYUMAS mengucapkan :

Advertisements

Membangun Moral di abad Global

Oleh : Khoirul Anwar

“if religion without morality lacks a solid earth to walk on, morality without religion lacks a wide heaven to breath in”.(Jika agama tanpa moralitas, kekurangan tanah untuk berjalan diatasnya, jika moralitas tanpa agama, kekurangan surga langit untuk bernafas).

Kata-kata Prof. John Oman yang di kutip oleh Dr. Faisal Ismail diatas mengajak kepada kita untuk menilik kembali terhadap pandangan kita yang selama ini kita pegang khususnya dalam hal memperbincangkan dalam kemajuan suatu bangsa.Kemajuan suatu bangsa tak hanya di ukur melalui patokan kemajuan teknologinya dan GNP nya semata tetapi juga harus dilihat kelakuan masyarakatnya seperti yang tertulis dalam syairnya Ahmad Syangu, “sesungguhnya ini suatu bangsa terletak pada akhlaknya, jika akhlak mereka bejat hancurlah bangsa itu“.

Read more of this post

Hati-hati dengan berbagai “Antivirus Palsu”

by : ebsoft.com

Beberapa waktu terakhir muncul banyak “Antivirus Palsu” yang bisa berbahaya jika terinstall di komputer. Jika kita sedang browsing dan tiba-tiba muncul pesan untuk menginstall program atau antvirus tertentu atau pesan bahwa komputer kita terinfeksi virus, trojan, spyware dan sejenisnya, maka harus berhati-hati, bisa-bisa komputer kita di install antivirus palsu.

Mengapa Antivirus palsu ? karena melihat tampilan dan proses kerjanya, kita akan yakin bahwa program ini benar-benar antivirus atau anti spyware, malware dan sejenisnya dan hampir tidak tampak bahwa program ini menyimpan maksud tertentu diluar tampilannya yang terkesan antivirus.

Read more of this post

Membangun Moral Bangsa

Oleh : Dr. Tarmizi Taher*

Dari mana kita mulai membangun bangsa ini? Pembangunan kembali negeri ini harus mulai dari etika, moral, dan nilai. Prof Sutan Takdir Alisyahbana, pemikir hebat Indonesia, waktu dikejar oleh Bung Karno membuat tesis di Stanford University dengan judul Values as Integrating Forces in Personality, Society and Culture.

Kebudayaan dapat dipandang sebagai kumpulan nilai-nilai. Kebudayaan adalah etika dan moral serta budi pekerti masyarakat. Dalam bahasa barat, culture dan civilization tidak ada hubungan langsung dengan mind, moral,atau ethics. Hanya bahasa Indonesia yang mempunyai hubungan langsung antara budi dan kebudayaan. Jelas sekali bahwa bagi bangsa Indonesia kebudayaan dipengaruhi budi-daya.

Read more of this post

Classroom Management

Teachers do not generally want to give control to their students. Teachers are instructed that the mark of a good teacher is that the teacher is in control of the class. (Taylor, 1987) The amount of control that teachers have in the class is often seen by the administration as a measurement of the quality of a teacher. Administrators are usually happy if a teacher never sends a student to the office and interpret this as proof that the teacher is in control and must be doing a good job. (Edwards, 1994)

Teachers are afraid of losing control if students have increased autonomy. Control is an issue with which many people in management have had to struggle. Although somewhat cyclic in its application, the business world has only in the last couple of decades really accepted the idea that central control may not be the best choice of management. The management systems of the U.S. military are also an interesting example. In the Vietnam war, the U.S. military was central office oriented. Most decisions were made at the Pentagon and White House. Even tactical decisions regarding the battlefield were often made on a table in Washington, D.C. If this style were compared to the management style of the Gulf War in 1991, it would be obvious that the U.S. military currently accepts that local control and autonomy are a better management style.

Read more of this post

Mengapa Antivirus Langsung menghapus File ?

Info virus

Mungkin sebagian sudah pernah mengalami ketika antivirus mendeteksi sebuah virus atau file yang terinfeksi virus, maka biasanya akan langsung dihapus. Tidak pandang bulu apakah sebelumnya file tersebut penting atau tidak, formatnya apa dan betapa berharga dokumen tersebut bagi kita. Ini juga sering muncul di komentar atau pertanyaan di ebsoft.web.id

Berikut sedikit penjelasan mengenai beberapa hal tersebut seperti mengapa kok antivirus langsung menghapus file, yang satu mendeteksi tetapi yang satu tidak, adakah antivirus yang tidak langsung menghapus file yang terinfeksi virus dan sebagainya

 

Pada umumnya tujuan utama antivirus adalah mencegah virus menginfeksi sistem komputer kita, ini adalah prinsip utama. Meskipun kedepannya banyak antivirus yang sudah dilengkapi dengan fasilitas untuk memperbaiki sistem yang rusak. Tetapi tetap saja fungsi utama antivirus adalah untuk mencegah, dan mengobati adalah prioritas yang kesekian.

Oleh karena itu jika sistem komputer sudah terinfeksi virus, maka sebagian antivirus tidak berdaya, dan kita harus mencari alternatif lain untuk membasmi virus tersebut. Hal ini wajar, karena virus akan berusaha mematikan kinerja antivirus dan segala upaya dilakukan untuk mempertahankan dirinya. Sementara antivirus sudah tidak bisa berfungsi penuh. Maka update virus atau antivirus secara rutin akan berperan penting dalam usaha menjaga sistem dari serangan virus.

Mengapa Virus yang terdeteksi langsung dihapus ?

Hal ini sebenarnya bagi sebagian antivirus bisa diatur. Hampir semua antivirus menyediakan pengaturan akan diapakan ketika mendeteksi sebuah virus atau file yang terinfeksi virus. Dan memang biasanya pengaturan default (bawaan) akan langsung menghapus file tersebut. Maka ketika menggunakan antivirus, sebaiknya juga dilihat pengaturan tersebut. Jika tidak ingin file yang terdeteksi virus langsung dihapus, maka harus mengubah setting yang ada. Atau minimal kita mengawasi ketika proses scan berlangsung.

Hal tersebut juga merupakan pilihan sebagian besar antivirus, karena sebagian besar pengguna biasanya kurang tahu seberapa besar dampak virus tersebut, sehingga antivirus akan langsung menghapus untuk keamanan data dan sistem komputer.

Antivirus mendeteksi virus tetapi tidak bisa dihapus

Hal ini biasanya terjadi ketika komputer sudah terinfefksi virus, dan beberapa virus sudah berjalan di komputer, sehingga ketika satu virus akan dihapus, virus yang lain melindunginya atau mencegahnya sehingga gagal dihapus. Selain itu perlu juga dicermati dimana lokasi virus tersebut, jika berada di folder yang di proteksi windows (misalnya seperti di folder System Volume Information) maka biasanya tidak bisa dihapus, karena aksesnya dibatasi oleh windows. Bisa dibaca selengkapnya tentang System Volume Information

Adakah antivirus yang selalu memperbaiki, tidak menghapus ?

Jika sepenuhnya memperbaiki, sepertinya tidak ada dan mungkin tidak akan pernah ada, mengingat jumlah virus yang mencapai ribuan, bahkan ratusan ribu dan teknik infeksi file yang bermacam-macam. Memang sebagian file yang terinfeksi virus masih bisa diperbaiki, tetapi sebagian lainnya tidak. Bahkan otomatis file yang terinfeksi akan rusak dan hampir mustahil di kembalikan lagi. Hal ini sangat tergantung teknik virus yang digunakan menginfeksi file.

Maka untuk kemanan data, ketika antivirus mendeteksi virus, perlu diperiksa apakah benar 100% virus atau hanya file yang terinfeksi virus ( dokumen penting yang terinfeksi virus). Jika yakin virus dan bukan data penting langsung dihapus tidak ada masalah, tetapi jika merupakan data, sebaiknya di simpan di karantina. Selanjutnya dicatat nama virus yang menginfeksi, karena informasi ini sangat penting digunakan untuk mencari informasi bagaimana menyelamatkan datanya.

Banyak antivirus yang membuat tools khusus atau program terpisah untuk memperbaiki file yang terinfeksi virus. Sebaiknya hal ini juga diperiksa. Selain itu, jika yang menyerang virus lokal, biasanya antivirus lokal juga akan lebih akurat dalam waktu yang dekat, sedangkan antivirus luar responnya mungkin lebih lama. Tetapi tidak menutup kemungkinan antivirus luar yang berhasil mendeteksi terlebih dulu.

Jika ada tanggapan, masukan, pertanyaan silahkan. Semoga bermanfaat

Source ( http://ebsoft.web.id)

Selamat Bertugas di Tempat Baru…………………………….. Bapak ASEP SAEFUL ANWAR

Hari ini, 17 Mei 2008, Kepala SMK Negeri 2 Banyumas, Bapak ASEP SAEFUL ANWAR, SP berpamitan kepada Siswa-siswi SMK Negeri 2 Banyumas yang akan melaksanakan tugas di tempat yang baru, SMK Negeri 3 Purwokerto.

Serah terima jabatan akan dilaksanakan hari Rabu, 21 Mei 2008

Selamat bertugas …..

Semoga tidak pernah ada kata menyerah

untuk menggapai kemajuan bersama.